Satpol PP Damkar Kabupaten Purworejo Gelar Peningkatan Kapasitas SDM

“Dalam melaksanakan tugas, Satpol PP Damkar harus dapat mengambil sikap yang tepat dan bijaksana”

PAMUNGKAS INDONESIA.ID, JAWA TENGAH – Guna mendukung suksesnya pelaksanaan Otonomi Daerah utamanya dalam penegakan peraturan daerah. Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Kabupaten Purworejo mengadakan peningkatan kapasitas SDM bagi anggotanya, Jumat, (4/11/2022) di Hotel Moro Seneng, Banyumas.

Acara tersebut diikuti sebanyak 80 anggota yang di hadiri langsung oleh Wakil Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH selama 2 hari.

Dalam sambutannya, Wabup Yuli mengatakan, aparat Satpol PP Damkar merupakan garda depan sebagai motivator untuk menjamin kepastian pelaksanaan peraturan daerah dan upaya menegakkannya ditengah-tengah masyarakat.

Dalam melaksanakan tugas, Satpol PP Damkar harus dapat mengambil sikap yang tepat dan bijaksana.

“Ini sesuai dengan paradigma baru Satpol PP Damkar yaitu menjadi aparat yang ramah, bersahabat, dapat menciptakan suasana batin dan nuansa kesejukan bagi masyarakat, namun tetap tegas dalam bertindak demi tegaknya peraturan yang berlaku,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk melaksanakan kewenangan guna menegakkan Peraturan Daerah dan keputusan kepala daerah sebagai salah satu tugas utama dari Satpol PP Damkar, tentunya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Terlebih dalam melaksanakan kewenangan ini, Satpol PP Damkar dibatasi oleh kewenangan represif yang sifatnya non yustisia.

“Satpol PP Damkar seringkali harus menghadapi berbagai kendala ketika harus berhadapan dengan masyarakat yang memiliki kepentingan tertentu dalam memperjuangkan kehidupannya, yang akhirnya bermuara pada munculnya konflik,” kata Yuli

Wabup berpesan peran Satuan Polisi Pamong Praja tidak lagi terbatas hanya pada tugas-tugas yang sifatnya penindakan, seperti menggusur atau melakukan berbagai razia terhadap pelanggaran peraturan daerah. Satuan Polisi Pamong Praja, tidak lagi mengandalkan pada pendekatan yang semata-mata hanya bersifat represif, tetapi yang dibutuhkan adalah kepekaan untuk memahami masalah, sikap empati, humanis, serta kemampuan untuk menggalang dukungan lembaga-lembaga kemasyarakatan.

“Dengan pendekatan dan tindakan yang manusiawi, namun tetap dilandasi ketegasan, saya percaya Satpol PP Damkar akan disegani sekaligus dicintai masyarakat,” terangnya

Dalam rangkaian acara tersebut, esoknya dilanjutkan dengan outbound yang dilaksanakan disalah satu obyek wisata di daerah Banyumas. (PI/*)

BACA JUGA:  Bupati Purworejo Mantu 22 Pasang Pengantin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *