Wakil Bupati Tanggamus Hadiri Launching SPPG Air Kubang Yayasan Garda Wibawa Raya 

Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto didampingi Ketua Komisi IV DPRD Lampung sekaligus Pembina Yayasan Garda Wibawa Raya Drs. H. Mukhlis Basri, M.Si, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Tanggamus Yeni Verawati Suranto dan Pengelola Dapur MBG Ahmad Alfikri, S.HI , M.H, saat memotong pita tanda launching dapur MBG SPPG Air Kubang Kecamatan Air Naningan Kabupaten Tanggamus, rabu (28/1/2026). (Foto : Yuherlan)

LAMPUNG, PAMUNGKASINDONESIA.ID – Yayasan Garda Wibawa Raya secara resmi melaunching Dapur MBG yang Ke-2 di Pekon Air Kubang, Kecamatan Air Naningan Kabupaten Tanggamus.

Peluncuran Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Air Kubang tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto pada rabu (28/1/2026).

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Komisi IV DPRD Lampung sekaligus Pembina Yayasan Garda Wibawa Raya Mukhlis Basri, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Tanggamus Yeni Verawati Suranto, Anggota DPRD Tanggamus Hilman, Kepala Dinas Kesehatan Tanggamus Herry Novrizal, Uspika Kecamatan Air Naningan, Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala Pekon Se-Air Naningan, Kepala Sekolah Se-Air Naningan, tokoh ulama, tokoh masyarakat dan tamu undangan.

Kepala SPPG Air Kubang Mariatul Kiptiyah, dalam laporannya menyampaikan bahwa SPPG Air Kubang akan mulai beroperasi pada tanggal 2 Februari 2026. Untuk struktur SPPG Air Kubang saat ini memiliki 4 staff, 1 chef dan 45 orang relawan yang berasal dari masyarakat setempat 80% dan masyarakat yang berada di kabupaten tanggamus 10%.

“Untuk penerima manfaat saat ini ada 1873 siswa dan 209 guru yang berasal dari 11 sekolah dari TK sampai SMA. Serta 769 penerima manfaat B3 (Ibu menyusui, ibu hamil dan balita) dengan total keseluruhan 2851 penerima manfaat,” ujarnya.

Lebih lanjut Mariatul Kiptiyah menuturkan bahwa sebanyak 11 sekolah yang ada di pekon datar lebuay memiliki akses jalan yang cukup sulit. Ketika Tim dapur kami melakukan survei kelokasi ada tiga sekolah yang tidak bisa diakses oleh mobil yaitu SDN 01 Datar Lebuay, MI Al-Hikmah dan MTS Al-Hidayah.

“Khusus untuk MI Al-Hidayah Datar Lebuay secara jarak dan waktu tempuh tidak masuk ke area dapur kami. Akan tetapi karena kami merupakan satu-satunya dapur terdekat dan melihat semangat dan harapan anak-anak, maka pihak dapur kami berkomitmen untuk tetap menjangkau mereka dan memastikan anak-anak tersebut memiliki hak yang sama dengan sekolah-sekolah lainnya,” tegasnya.

Mariatul Kiptiyah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan penuh dalam mewujudkan program ini. Mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, para mitra, hingga seluruh masyarakat yang telah bekerjasama dengan erat untuk mencapai tujuan mulia ini.

“Mohon doa dan dukungannya agar semuanya bisa berjalan dengan lancar. Sehingga kedepannya kita semua bisa saling berkoordinasi dan berkomunikasi dengan baik demi mensukseskan program prioritas Presiden untuk menuju Indonesia emas 2045,” tutupnya.

BACA JUGA:  Lebih dari 10.000 Orang Aksi Bela Palestina di Tugu Adipura Bandar Lampung, Donasi Terkumpul Lebih dari 100 Juta

Sementara itu Pembina Yayasan Garda Wibawa Raya H. Mukhlis Basri dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto beserta Ibu, Kepala OPD, Camat, TNI, Polri dan semua pihak yang sudah hadir dalam kegiatan launching SPPG Air Kubang. Ia juga menyampaikan kepada wakil bupati tanggamus bahwa SPPG Air Kubang ini merupakan dapur kedua dibawah naungan Yayasan Garda Wibawa Raya.

“Kita bersyukur bahwa pada hari ini dapat menyaksikan terwujudnya salah satu program strategis nasional Bapak Prabowo Subianto Presiden RI yakni program makan bergizi gratis (MBG),” ucapnya.

Pengelola Dapur MBG Air Kubang Ahmad Alfikri, S.HI , M.H, mengalungkan selendang tapis kepada Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Tanggamus Yeni Verawati Suranto dalam acara launching dapur MBG SPPG Air Kubang Kecamatan Air Naningan Kabupaten Tanggamus, rabu (28/1/2026). (Foto : Yuherlan)

Lebih lanjut Mukhlis Basri yang juga merupakan Ketua Komisi IV DPRD Lampung tersebut mengatakan, bahwa program ini tidak mudah karena banyak sekali tantangan-tantangan, keritikan-keritikan dari berbagai pihak tentang program ini, tetapi tidak akan menyurutkan seluruh jajaran yang terkait dengan MBG yaitu Badan Gizi Nasional (BGN) maupun pemerintah pusat, termasuk pemerintah daerah, termasuk kita semua untuk tidak melaksanakan program ini.

“Program ini sungguh sangat dinantikan oleh masyarakat, karena banyak sekali multi player efek dari program ini. Mulai dari penanganan stunting yaitu gizi buruk. Mudah-mudahan dengan adanya program ini gizi buruk di kecamatan air naningan ini dapat diatasi,” ujarnya.

Udo Mukhlis sapaan akrabnya pun menuturkan, multi player efek yang kedua yaitu penyerapan tenaga kerja. Dimana kita lihat pada hari ini ada sekitar 50 orang masyarakat sekitar air kubang dan kabupaten tanggamus duduk tersenyum karena mereka telah diterima sebagai relawan dan karyawan di dapur SPPG Air Kubang.

“Berdasarkan informasi dari pengelola bahwa pendaftar di SPPG Air Kubang sekitar 434 orang, yang diterima 10% nya, yaitu sekitar 40-45 orang. Ini juga menjadi salah satu hal efek positif dari program ini,” tuturnya.

Udo Mukhlis kemudian menjelaskan dari sisi ekonomi tentu segala kubutuhan-kebutuhan yang akan dibutuhkan di dapur ini, mulai dari beras, sayur mayur, ikan dan lain-lainnya. Tentunya ini membuka peluang bagi masyarakat di sekitar air naningan untuk menjadi suplayer.

Ia juga memohon dukungan kepada semua pihak baik camat, kapolsek, danramil, jajaran kepala pekon, pengelola dan seluruh relawan. Agar SPPG Air Kubang bisa sukses menjalankan program MBG ini.

“Kepada semua pihak yang ada di kecamatan air naningan saya titip dapur MBG Air Kubang dan Yayasan Garda Wibawa Raya ini, karena yang kita beri makan adalah anak-anak kita semua di kecamatan air naningan. Jadi kalau ada hal-hal yang belum sempurna tolong berikan kami masukan dan informasi supaya program ini bisa sukses,” ungkap Ketua DPC Partai Gerindra Tanggamus tersebut.

BACA JUGA:  Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad : Polda Lampung Minta Maaf Atas Peristiwa Intimidasi Wartawan

“Karena ini bukan hanya sebagai lahan bisnis semata akan tetapi ini merupakan suatu perjuangan. Tadi secara khusus saya sampaikan kepada adik-adik relawan sebelum acara ini dimulai. SPPG Air Kubang sangat membutuhkan niat tulus hati ikhlas dari relawan yang bekerja untuk mendukung program ini. Serta mempunyai rasa memiliki terhadap dapur ini, dapur ini bukan punya siapa-siapa, ini punya kita semua yang akan kita beri makan adalah anak-anak, adik-adik kita semua di kecamatan air naningan,” lanjutnya.

Udo Mukhlis juga meminta pengawasan kepada kepala-kepala OPD yang ada di tanggamus terutama Kepala Dinas Kesehatan terhadap dapur ini, selaku pembina yayasan ia menyadari bahwa program ini baru dan sangat mungkin masih akan terjadi segala kekurangan.

“Kami bertekad akan selalu memperbaiki kekurangan-kekurangan ini. Sehingga pada saatnya akan terwujud suatu program yang betul-betul dapat dinikmati oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia juga berpesankan kepada SPPI dan pengelola SPPG Air Kubang bahwa terdapat 3 sekolah yang susah dijangkau, jangan sampai 3 sekolah tersebut akan tertinggal program MBG hanya karena akses jalan.

Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, Ketua Komisi IV DPRD Lampung sekaligus Pembina Yayasan Garda Wibawa Raya Drs. H. Mukhlis Basri, M.Si, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Tanggamus Yeni Verawati Suranto dan Kepala Dinas Kesehatan Tanggamu Dr. Herry Novrizal, saat menghadiri launching dapur MBG SPPG Air Kubang Kecamatan Air Naningan Kabupaten Tanggamus, rabu (28/1/2026). (Foto : Yuherlan)

“Dalam semangat partai gerindra tidak ada istilah pantang mundur, selagi masih tanah jalan itu lakukan pemenuhan itu. Kalau persoalannya mengurangi cosh lebih baik kita tekor dari pada mereka tidak dapat MBG, ini semangat yang ada di kita,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada camat supaya mengusulkan ke Dinas PUPR Kabupaten Tanggamus untuk perbaikan akses jalan menuju 3 sekolaha tersebut. Karena jalan tersebut merupakan kewenangan kabupaten.

“Mudah-mudahan dalam perjalanannya kedepan keberadaan dapur SPPG Air Kubang betul-betul akan menjadi wujud dari program Bapak Prabowo Subianto untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kecamatan air naningan,” tutupnya.

Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto dalam sambutannya mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Badan Gizi Nasional, Kepala SPPG dan Yayasan Garda Wibawa Raya atas pelaksanaan Launching Program MBG di Dapur SPPG Air Kubang.

“Dari catatan kami, sampai dengan saat ini, jumlah Dapur MBG atau SPPG di Kabupaten Tanggamus telah berdiri ± 40 Dapur MBG/SPPG,” ujarnya.

Lebih lanjut Agus Suranto mengatakan bahwa dengan adanya SPPG Air Kubang ini, berarti Program MBG yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto telah kita laksanakan secara bertahap di wilayah Tanggamus. Kedepan akan banyak lagi SPPG-SPPG yang hadir di kecamatan-kecamatan Kabupaten Tanggamus.

BACA JUGA:  Pj. Gubernur Samsudin Sambut Kedatangan Presiden Joko Widodo di Lapangan Stadion Jati Kalianda, Lampung Selatan

“Program MBG ini adalah Program Prioritas Nasional, dalam rangka mewujudkan Generasi Emas Tahun 2045 serta upaya penurunan stunting,” jelasnya.

Agus Suranto menuturkan, berdasarkan informasi dari Kepala SPPG, bahwa total keseluruhan penerima manfaat MBG dari SPPG Air Kubang yaitu sebanyak 2851 penerima manfaat, terdiri dari 1873 siswa dan 209 guru yang berasal dari 11 sekolah PAUD sampai SMA/sederajat. Serta 765 penerima manfaat B3 (Ibu menyusui, ibu hamil dan balita).

“Saya meminta kepada Mitra dan Pengelola Dapur MBG agar selalu berkoordinasi dengan SPPI dan Badan Gizi Nasional, ikuti aturan dan Juknis yang telah ditetapkan dalam hal kualitas dan kandungan gizi di dalam makanan yang akan disajikan. Hindari hal-hal yang tidak di inginkan, karena Sajian Makanan tersebut akan di konsumsi oleh anak-anak kita sendiri,” ujarnya.

Agus Suranto menyampaikan bahwa Pemerintah Pusat juga telah mewajibkan SPPG untuk memiliki Sertifikat Layak Higienis dan Sanitasi (SLHS) demi terjaganya mutu dan kualitas makanan.

“Saya berharap agar SPPG yang ada di Kabupaten Tanggamus termasuk SPPG Air Kubang ini dapat menjaga dan meningkatkan kualitasnya sehingga program ini makin dipercaya oleh masyarakat,” tutupnya. (Yhs/Bdh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *