Kegiatan BSD Dilanjutkan, Diawali Peresmian Kantor Desa Trirejo

Purworejo – Kegiatan Bupati Saba Desa (BSD) yang sempat tertunda cukup lama, kembali dilaksanakan dibulan Maret ini. Kegiatan dilaksanakan ditengah-tengah padatnya jadwal kegiatan Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM dan dalam kondisi pemulihan kesehatan.

Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM bersama rombongan mengunjungi sejumlah desa pada BSD di Kecamatan Loano. Secara berurutan rombongan mengunjungi Desa Trirejo, Desa Karangrejo, Desa Kalikalong, Desa Rimun dan Desa Tepansari, Senin (13/03/2023).

Turut mendampingi Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Rita Purnama SSTP MM, Kepala DP3APMD Laksana Sakti SSTP MSi, Kepala Dinkominfostasandi Yudhie Agung Prihatno SSTP MM, Kepala DPUPR Suranto Ssos MPA, serta Forkopimcam Loano.

RH Agus Bastian SE MM menyampaikan sambutan secara singkat disetiap desa yang dikunjungi dengan fokus menyapa masyarakat dan mengucapkan rasa terimakasihnya.
“Kami minta maaf kepada bapak ibu semuanya, karena BSD yang tertunda dengan adanya rangkaian Hari Jadi Ke 192 Kabupaten Purworejo beberapa waktu yang lalu. Kami mengucapkan terimakasih kepada bapak ibu, atas penyambutan yang hangat dan antusiasmenya. Tujuan kami datang bersama rombongan, tidak lain untuk meninjau pembangunan di desa secara langsung,” ungkapnya.

Bupati juga menginformasikan bahwa selama kurang lebih 4 bulan, dirinya puasa bicara, dikarenakan masa pemulihan kesehatan pasca operasi pita suara. “Hari ini pertama kali saya menyampaikan sambutan, karena selama 4 bulan kami puasa bicara,” katanya.

Pada BSD kali ini, Bupati meresmikan Kantor Desa Trirejo ditandai dengan penandatanganan prasasti, pemotongan pita dan tumpeng. Di Desa Karangrejo rombongan disambut welcome dance kuda kepang dari SDN Karangrejo. Bupati juga diberikan informasi tentang sejarah desa dan pepunden untuk dijadikan wisata religi.

BACA JUGA:  Bupati Purworejo Hadiri Sedekah Sungai di Playground Jogokali

Di Desa Kalikalong, masyarakat minta untuk menyediakan layanan internet, dikarenakan sinyal sangat susah. Sedangkan di Desa Rimun, terjadi dialog dua arah membahas tentang regrouping SD. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *