Pemilik Dapur MBG Sumber Agung Kemiling Bantah Tuduhan Pungli

Ngatijo (57), pemilik Dapur MBG Sumber Agung Kemiling Bandar Lampung. (Foto : Erwin trabas)

LAMPUNG, PAMUNGKASINDONESIA.ID – Atas beredarnya berita di salah satu media serta simpang siurnya informasi yang berkembang dimasyarakat terkait dugaan Pungli terhadap para pekerja didapur MBG dibawah naungan Yayasan Ayana Thiaga Nusantara, beralamat di Sumber Agung Kecamatan Kemiling Bandar lampung.

Pemilik Dapur MBG tersebut, Ngatijo (57) memberikan klarifikasi dan sanggahan untuk meluruskan simpang siur informasi yang berkembang dimasyarakat terkait adanya Pungli terhadap para pekerja didapur MBG nya.

“Sudah disampaikan saat perekrutan kepada para calon pekerja dikantor MBG, bahwa mereka sudah sepakat untuk dikenakan biaya sebesar 400.000 sebanyak 46 orang yang Rencana diperuntukan membeli seragam 3 lembar 250.000, biaya makan dan snack bimtek Rp.100.000 dan biaya sertifikat penjamah Rp.50.000,” ujarnya pada jum’at (14/11/2025).

Ia menuturkan, karena untuk seragam para pekerja dapur MBG tidak ada anggarannya dari pemerintah, serta disaat dapur MBG nya belum berjalan masih dalam proses pembangunan ia berinisiatif untuk membeli baju seragam, biaya bimtek dengan cara swadaya.

“Dengan berjalannya waktu, semuanya tidak ada yang bayar lunas. Akhirnya saya mengambil kebijakan uang pembayaran yang masuk dikembalikan lagi kepada para pekerja dengan utuh,” terangnya.

Ngatijo merasa keberatan dengan adanya tuduhan Pungli yang diberitakan salah satu media online kepadanya.

“Saya berharap jangan menyebarkan berita yang sepihak sebelum konfirmasi langsung. Supaya tidak merusak citra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digaungkan oleh Presiden Prabowo, demi meningkatkan kesehatan dan kecerdasan generasi penerus anak-anak bangsa indonesia,” tutupnya.

Sementara itu, Ayu Lestari (25) salah satu pekerja didapur MBG menyampaikan bahwa tidak ada pungutan yang memaksa.

“Kami dari awal sudah bermusyawarah untuk membeli baju seragam dan biaya bimtek penjamah. Karena saya dan teman-teman lainnya tidak ada uang, maka kami semua digratiskan oleh Pak Ngatijo,” jelasnya. (Yhs)

BACA JUGA:  Dinas PMDT Lampung Sukses Wujudkan Program Unggulan Tahun 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *