LAMPUNG,PAMUNGKASINDONESIA.ID- Program makan bergizi gratis bagi anak-anak diseluruh Indonesia oleh Presiden RI Prabowo Subianto disambut baik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, khususnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi (PMDT) Lampung.
Kepala Dinas PMDT Lampung, Zaidirina yang hal ini diwakili Sekretaris PMDT, I Wayan Gunawan, menyambut baik adanya program makan bergizi gratis bagi anak-anak.
Menurut I Wayan, program ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di wilayah pedesaan dan kawasan transmigrasi. Sehingga, pemerintah Provinsi Lampung fokus dalam meningkatkan gizi dan kesehatan yang bertujuan untuk mengurangi masalah gizi buruk, terutama pada anak-anak dan ibu hamil.
“Penyediaan makanan yang sehat dan bergizi dapat membantu mencegah stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, ” ucap I Wayan, Senin (18/11/2024).
Ia mengatakan bahwa pemprov lampung saat ini telah melakukan rapat koordinasi dengan satker terkait mengenai tindaklanjut program ini kedepannya. Bagaimana pemanfaatan potensi lokal dalam bahan pangan yang digunakan diupayakan berasal dari hasil pertanian, peternakan, atau perikanan lokal. Ini dapat mendorong pemberdayaan ekonomi lokal sekaligus menjaga keberlanjutan program.
“Rencananya akan disiapkan bumdes yg memenuhi syarat sebagai penyedia bahan pangan tersebut. Namun hingga saat ini masih dalam pembahasan, ” ujar I Wayan
Masih kata, I Wayan, selain penyediaan makanan, program ini juga melibatkan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pola makan seimbang, cara mengolah makanan sehat, dan pemanfaatan hasil bumi dengan bijak. Kolaborasi dengan Pemerintah dan lembaga lokal dapat berjalan optimal melalui sinergi antara pemerintah, lembaga non-pemerintah, dan komunitas lokal. Dengan kerja sama ini, distribusi makanan dan pelaksanaan program di desa-desa dapat berjalan lebih efektif.
“Langkah ini diharapkan mampu tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat agar lebih mandiri secara ekonomi dan sosial, ” tutupnya. (Bay)