Adi Erlansyah Diskusi Dengan Komunitas Kuda Kepang TCM di Maliosewu Pringsewu

Bakal Calon Bupati Pringsewu Adi Erlansyah melakukan diskusi dengan komunitas kuda kepang TCM di Tugu Gajah Maliosewu Pringsewu

LAMPUNG, PAMUNGKAS INDONESIA.ID – Eks Pj Bupati Pringsewu, Adi Erlansyah mengadakan diskusi dengan berbagai komunitas yang ada di Pringsewu. Salah satunya kesenian kuda kepang Turonggo Cipto Manunggal (TCM), Sabtu (30/3/2024)

 

Adi Erlansyah menyambut baik Komunitas TCM, apa lagi melaui seni dan budaya. Kehadiran pemerintah adalah tidak lain untuk memajukan daerahnya untuk kesejahteraan saja melainkan untuk memajukan keseniannya.

 

Memajukan seni dan budaya, menurut Adi Erlansyah sudah ada dalam Undang-undang. Dan dirinya berharap seluruh elemen dan masyarakat saling bersinergi untuk membuat seni dan budaya mengakar di kabupaten Pringsewu.

 

“Saya berharap kita dapat bersama-sama membangun seni dan budaya, apalagi peran pemuda dalam mencintai seni khususnya kuda lumping saya temukan di pringsewu.”jelasnya

 

Ditambahkan Adi, saya ingin membangun pringsewu bukan hanya fisik nya saja tetapi juga non fisik seperti seni dan budaya yang ada di pringsewu.

 

“Ini juga salah satu tujuan saya jika saya dikehendaki oleh Allah untuk memimpin kabupaten Pringsewu. Dan itu tidak akan berhasil tanpa bantuan masyarakat dan penggiat seni dan budaya yang ada di Pringsewu.”tandasnya

 

Sementara itu, Ketua TCM Hariyadi,mengatakan bahwa TCM fokus dalam komunitas ini adalah seni dan budaya jawa yang ada di kabupaten Pringsewu. Dengan kehadiran Pak Adi di Pringewu saya ingin Pringsewu lebih maju lagi di bidang keseniannya.

 

“Saya berharap Pak Adi menjadi Bupati Pringsewu dan bisa membawa seni dan budaya khususnya kudang kepang lebih diminati warga pringsewu.”harapnya

 

Bukan hanya kudang kepang, Hariyadi juga ingin semua kesenian yang ada si Pringsewu lebih kedepan dan banyak diminati warga.

 

“Jadi kita ingin semua kesenian di Pringsewu Maju dan mendapatkan tempat. Melalui Program-Program yang sudah kita buat bersama.” tutup dia. (*)

BACA JUGA:  Kekerasan Anak dan Perempuan Dibahas di Sosperda

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *