Lampung, pamungkasindonesia.id – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memberikan sinyal kuat akan melakukan perombakan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dalam waktu dekat. Hal tersebut disampaikannya dalam rapat kerja perdana bersama jajaran Pemprov, Selasa (8/4/2025), hari pertama masuk kerja pasca libur Lebaran 2025.
Dalam arahannya, Gubernur menekankan pentingnya semangat kerja dan optimalisasi kinerja aparatur sipil negara (ASN), seiring dimulainya kembali aktivitas pemerintahan.
“Fokus kita saat ini adalah percepatan pelaksanaan program pasca Lebaran. Rolling jabatan menjadi bagian dari penyegaran dan evaluasi menyeluruh terhadap struktur birokrasi,” tegas Rahmat.
Ia mengungkapkan bahwa saat ini tengah menjaring masukan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD), para asisten, dan Sekretaris Daerah terkait pejabat yang akan dipertimbangkan dalam perombakan tersebut.
“Yang saya inginkan adalah tim kerja yang mampu berlari cepat dan menyesuaikan ritme pembangunan yang kita targetkan,” lanjutnya.
Perombakan ini disebut merupakan bagian dari konsolidasi awal setelah dirinya resmi dilantik sebagai Gubernur Lampung oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 lalu.
Evaluasi ASN dan Disiplin Kerja
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur juga menyoroti kedisiplinan ASN. Ia menyatakan bahwa tingkat kehadiran pada hari pertama kerja cukup baik, meski beberapa sektor seperti layanan kesehatan menerapkan sistem shift.
“Yang penting, pelayanan publik tetap berjalan lancar. Libur telah selesai, saatnya kembali fokus bekerja,” ujarnya.
Rahmat juga menegaskan bahwa tidak boleh ada penurunan produktivitas pasca libur panjang. Ia meminta para ASN meningkatkan pelayanan dan menunjukkan kinerja terbaik.
Lanjutan dari Penyegaran Masa Pj Gubernur
Sebelumnya, Penjabat Gubernur Samsudin sempat melakukan pelantikan terhadap 12 pejabat eselon II pada Februari 2025. Kini, dengan kepemimpinan definitif, arah penyegaran birokrasi di Pemprov Lampung diyakini akan berjalan lebih terstruktur dan sistematis.
“Pejabat yang tidak bisa mengikuti irama kerja yang cepat dan terukur, tentu akan dievaluasi,” tegas Gubernur.
Fokus Program 2025–2030
Rahmat bersama Wakil Gubernur Jihan Nurlela telah menyiapkan program-program prioritas lima tahun ke depan. Fokusnya mencakup perbaikan infrastruktur, digitalisasi pelayanan publik, penguatan ekonomi rakyat, serta peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan.
Langkah perombakan ini diharapkan menjadi pintu masuk reformasi birokrasi di Provinsi Lampung demi pemerintahan yang profesional, responsif, dan berorientasi hasil. (Tim)
















