Gerak Cepat Penanganan Infrastruktur Ruas Jalan, Pemprov Lampung Berikan Pesan Untuk Masyarakat

LAMPUNG, PAMUNGKAS INDONESIA.ID – Pemprov Lampung gerak cepat dalam penanganan infrastruktur ruas jalan provinsi di beberapa wilayah Provinsi Lampung. Seperti Ruas Adijaya – Tulung Randu Kabupaten Tulang bawang Barat (Tubaba) tahun 2024. Ruas jalan tersebut sempat dikeluhkan masyarakat, karena kondisi nya memang cukup parah.

Pemprov Lampung melalui Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi (BMBK)
sudah menganggarkan mengalokasikan dana di sana sebesar Rp5,1 miliar. Rencana kita gunakan kekerasan beton, target penanganan kita 550 meter, ” kata Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung M. Taufiqullah, Rabu (29/5/2024).

Kemudian, lanjut M. Taufiqullah selain Ruas Adijaya – Tulung Randu ada ruas jalan
kemarin sempat di videokan masyarakat di luar jalan Padang Ratu Kalirejo kabupaten Lampung Tengah. Memang kita mendapatkan alokasi dana dari pusat melalui dana bagi hasil (DBH) sawit untuk penanganan jalan tersebut. Dalam penanganan hampir 5 kilometer, mulai dari nol dari Simpang di Padang Ratu.

“Meski demikian, penanganan jalan itu kita lakukan secara bertahap. Mohon pengertian masyarakat bahwa pelaksanaan itu dilakukan secara bertahap. Karena dana yang ada di pemerintah provinsi juga terbatas dan harus di bagi kepada 15 kabupaten/kota, ” ujar M. Taufiqullah

Selain itu, kata M. Taufiqullah, Pemprov Lampung juga mempunyai program-program reguler dalam penanganan ruas jalan provinsi. Prinsipnya kita menangani seperti ruas jalan Bandarjaya Mandala. Tetapi semuanya memang tidak bisa kita tangani secara tuntas keseluruhan, semua dilakukan secara bertahap. Pastinya Pemprov Lampung sangat konsen dan berupaya mendapat tambahan alokasi-alokasi dana dari pusat.

“Iya seperti dana IJD tahun lalu dari pemerintah pusat yang kita dapatkan penanganan ruas jalan kabupaten Lampung Tengah di Kota Gajah Simpang Radu sampai Seputih Surabaya Rumbia, ” ujarnya.

BACA JUGA:  Bacalon Bupati Adi Erlansyah Mengambil Formulir Pendaftaran di DPC PDIP dan DPD PAN Pringsewu

Ia juga menjelaskan tahun ini Pemprov Lampung berupaya untuk memperoleh dana dari pusat. Sampai saat ini lokasi dananya juga masih dibahas di tingkat pusat. Meski belum dipenuhi oleh pusat, namun penanganan ruas jalan tetap kita lakukan meski terbatas,” tambah dia

Masih kata M. Taufiqullah, pihaknya berpesan kepada masyarakat terkait jalan-jalan yang rusak, tentunya kami meyakini bahwa kita semua berkeinginan agar jalan-jalan yang rusak ini benar-benar dapat cepat dituntaskan, tetapi kami mohon masyarakat bersabar, karena kami pemerintah pun bekerja itu menggunakan anggaran yang ada dengan anggaran yang terbatas. Tentunya harus melakukan prioritas pemilihan penanganan, meski wilayah ini punya kepentingan. Kami harapkan masyarakat juga bisa memahami kondisi pemerintah provinsi yang juga memang tidak bisa secara langsung menangani jalan keseluruhan.

“Oleh karena itu, saya juga menghimbau kepada masyarakat dapat bersama-sama menjaga dan merawat jalan yang sudah dibangun. Karena jalan itu untuk kepentingan kita semua, ” pinta M. Taufiqullah

Ia juga meminta bagi kendaraan-kendaraan berat seperti truk yang mengangkut hasil perkebunan tidak memaksakan untuk menggunakan beban yang berlebihan, karena bagaimanapun itu akan mempercepat kerusakan jalan yang ada. Kita ketahui bahwa jalan-jalan provinsi di Lampung ini memang banyak sekali di daerah melintasi perkebunan.

“Walaupun jalan tersebut tidak terpantau oleh kita maupun pihak kepolisian. Tetapi harus kita semua yang bisa menjaganya, ” ungkapnya. (Bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *