Adanya Dugaan Kejanggalan Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri, Rektor Unila Bungkam

Rektor Unila tidak menjawab pertanyaan media, dan melemparkan pertanyaan ke humas dan tim”

PAMUNGKAS INDONESIA.ID, LAMPUNG – Soal adanya dugaan kejanggalan soal penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri, Rektor Universitas Lampung, Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir Lusmeilia Afriani bungkam.

“Saat ditanya media ini. Lusmeilia Afriani hanya mengatakan akan dijawab oleh pihak humas dan tim. Namun hingga saat ini Rektor tidak juga menjawab. Cuman mengatakan sudah ada jawaban dari humas. Dan tiba-tiba nomor ponsel dalam keadaan tidak aktif, Jum’at (14/7/2023)

Sementara, Pegiat Media Kreator Siber (M-Kreasi), Elka Mabela menyesalkan tindakan yang dilakukan Rektor Unila. Seharusnya pihak Unila bisa menjelaskan kejadian ini.

“Kalau tidak di klarifikasi. Kemungkinan ada dugaan kebenaran terjadinya manipulasi data penerimaan mahasiswa baru. Saya rasa ini harus dilakukan pemeriksaan oleh Kementerian Pendidikan, ” ujar Elka

Berita sebelumnya, Saat dilanda permasalahan terkait kasus penerimaan mahasiswa baru di Universitas Lampung (Unila) yang mengakibatkan rektor di tangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pihak Unila kembali berulah. Adanya kejanggalan hasil pengumuman mahasiswa didik baru jalur mandiri.

Website situs pengumuman penerimaan peserta didik baru mahasiswa Universitas Lampung (Unila) jalur mandiri tiba-tiba
error.

Hal ini dikeluhkan salah satu mahasiswa di akun twitter. “Namaku Aulia Bukan Akun Dummy”. Unila namaku itu Aulia ya bukan “akun dummy” Tolong hargai nama pemberian orang tua saya.

Sementara, salah satu calon mahasiswa yang enggan menyebutkan namanya mengalami hal yang sama.

Ia menceritakan bahwa tadi sore pukul 16.00 masih bisa kebuka website atau situs
http://pengumuman.unila.ac.id/ nya mas saat mengecek hasil pengumuman.

“Namun ada kejanggalan mas, ketika masuk ke laman namanya bukan pemilik nomor peserta, justru namanya Akun Dummy. Lebih parahnya lagi website atau situsnya tiba-tiba error saat mengecek ulang.

Ia mengatakan ini ada yang tidak beres mas. Kenapa nama peserta beda ketika masuk. “Saya merasa ada permainan lagi dari pihak unila, mahasiswa titipan. Rencananya orang tua saya akan melakukan protes ke pihak Unila. Dan saya ada bukti screenshot nya,” kata dia kepada media ini, Kamis (13/7/2023). (Bay)

BACA JUGA:  38 Peserta Ikuti Lelang Jabatan Pemprov Lampung, Ini Nama-nama Yang Berpeluang Definitif?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *