LAMPUNG, PAMUNGKASINDONESIA.ID – Aksi demonstrasi yang digelar di depan Kantor DPRD Provinsi Lampung berlangsung kondusif dan tertib, Senin (1/9/2025). Ribuan massa yang hadir menyampaikan aspirasi dengan damai, sementara aparat keamanan dari Polda Lampung, TNI, dan Satpol PP turut mengawal jalannya aksi.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Pangdam XXI/Raden Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.SOS., MSU (HAN), Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, dan Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainuddin bahkan turun langsung menemui para pengunjuk rasa. Kehadiran para pejabat tinggi ini disambut positif massa aksi, yang mengapresiasi sikap pemerintah daerah dan aparat keamanan yang terbuka terhadap aspirasi rakyat.
“Silakan sampaikan aspirasi dengan tertib, kami mendengarkan dan siap menindaklanjuti,” ujar Gubernur Rahmat Mirzani Djausal di hadapan peserta aksi.
Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menegaskan pihaknya telah menyiagakan ratusan personel untuk memastikan keamanan dan ketertiban. Namun, ia mengapresiasi komitmen massa aksi yang memilih jalur damai.
“Alhamdulillah, Lampung menunjukkan contoh bahwa penyampaian pendapat di muka umum bisa berjalan aman dan kondusif,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar menyampaikan bahwa DPRD siap membuka ruang dialog untuk menindaklanjuti tuntutan masyarakat.
“Kami mengundang perwakilan untuk masuk berdialog agar aspirasi ini benar-benar tersampaikan,” katanya.
Salah satu pedemo, Saputra dari mahasiswa Unila menyampaikan apresiasi atas sikap aparat dan pemerintah daerah yang berani hadir langsung di tengah massa.
“Kami senang aspirasi kami didengar. Kami datang dengan damai, dan ternyata disambut dengan dialog terbuka. Ini contoh baik untuk demokrasi,” ungkapnya.
Aksi damai ini juga mendapat dukungan dari masyarakat sekitar lokasi. Para pedagang dan warga yang beraktivitas di sekitar Gedung DPRD merasa lega karena demonstrasi berlangsung tertib tanpa kericuhan.
Dengan pengawalan ketat namun humanis dari aparat kepolisian dan TNI, serta keterbukaan sikap dari para pemimpin daerah, aksi demonstrasi di Lampung ini menjadi contoh positif pelaksanaan demokrasi di Indonesia. (Tim)
















