Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Kelompok 16 Hias Dinding “Mural” Wisata Air Terjun Way Tahili

Suherli Kepala Pekon Pajajaran bersama Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati saat berada di Tempat Wisata Air Terjun Way Tahili. (Foto : istimewa)

LAMPUNG, PAMUNGKASINDONESIA.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan dan Pengabdian Pada Masyarakat (KKL-PPM) Universitas Malahayati Bandar Lampung Kelompok 16 yang bertugas di Pekon (desa) Pajajaran, Kecamatan Kotaagung Barat, Kabupaten Tanggamus, menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan sekitar.

Para Mahasiswa tersebut menyulap dinding bendungan Wisata Air Terjun Way Tahili menjadi sebuah karya seni mural yang memukau. Dengan tema potensi dan kearifan lokal, mural ini diharapkan dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang berkunjung ke tempat Wisata Air Terjun Way Tahili.

Proses pembuatan mural (hias dinding) melibatkan seluruh anggota kelompok KKL-PPM yang didukung penuh oleh Kepala Pekon Pajajaran serta partisipasi aktif masyarakat sekitar. Dengan semangat gotong royong, mereka bekerja sama untuk mewujudkan karya seni yang penuh makna ini.

Mural yang penuh warna dan detail ini tidak hanya mempercantik tampilan tempat Wisata Air Terjun Way Tahili, tetapi juga menjadi media untuk menyampaikan pesan positif.

(Foto : istimewa)

Mural ini menggambarkan potensi yang ada di Pekon Pajajaran, baik dari wisata alam berupa air terjun maupun wisata pertanian yaitu wisata buah durian, manggis, duku dan alpukat yang diharapkan kedepan semakin bersinar terang seperti matahari.

Juliansyah, Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya menghadirkan keindahan visual yang menakjubkan, tetapi juga menjadi bukti nyata tentang semangat gotong royong dan kolaborasi yang kuat antara mahasiswa, Kepala Pekon dan warga masyarakat yang ikut serta dalam kegiatan.

“Kegiatan ini juga menyatukan cinta kami terhadap seni dan perhatian terhadap lingkungan,” ujarnya kepada awak media Trans Berita Sarana pada jumat (29/8/2025).

Ia menyebut, dalam acara yang menggembirakan ini melibatkan aparatur pemerintahan pekon pajajaran, masyarakat setempat dan mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan dan Pengabdian Pada Masyarakat (KKL-PPM) Universitas Malahayati Bandar Lampung Kelompok 16.

BACA JUGA:  Menjelang Nataru, Lampung Siap Jadi Destinasi Wisata Favorit Akhir Tahun 2024 Yang Aman dan Nyaman
(Foto : istimewa)

“Mural ini dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan turut serta dalam menjaga keindahan tempat wisata,” harap Juliansyah yang merupakan mahasiswa fakultas ekonomi prodi managemen tersebut.

Sementara itu, Kepala Pekon (desa) Pajajaran, Suherli sangat mengapresiasi dan menyambut baik langkah teman-teman Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati yang mengajak dan menginisiasi kegiatan ini, karena semakin memperindah lingkungan tempat wisata.

Menurutnya, melalui kegiatan ini Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati dapat berkontribusi kepada masyarakat melalui seni visual yaitu mural (menghias dinding).

“Keberhasilan program mural ini menjadi bukti bahwa mahasiswa KKL tidak hanya berperan sebagai agen perubahan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan pekon,” tuturnya.

(Foto : istimewa)

la juga menyatakan bahwa masyarakat sangat senang karena tidak hanya hadir sebagai penonton tetapi juga turut aktif membantu para mahasiswa, sehingga tercipta kegembiraan, keseruan, dan kekeluargaan selama proses kegiatan.

Kepala Pekon pun berharap kedepannya semakin banyak kegiatan positif yang dapat dilakukan oleh mahasiswa KKL maupun KKN untuk memajukan pekon dimana tempat mereka melakukan pengabdian.

“Selain Wisata Air Terjun, Pekon Pajajaran juga memiliki wisata unggulan di bidang pertanian,” ujarnya.

Wisata Pertanian tersebut akan dibuka bila mana musim buah-buahan seperti durian, manggis, duku dan alpukat telah tiba.

“Wisatawan bisa menikmati buah-buahan tersebut sepuasnya ditempat dengan harga yang cukup murah,” tutupnya. (Jef/imo/yhs/bdh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *