Lampung Pacu Prestasi Menuju PON 2028, Kickboxing Siap Harumkan Nama Daerah

Lampung, pamungkasindonesia.id — Provinsi Lampung terus mengukir prestasi di bidang olahraga. Kali ini, semangat membara datang dari cabang olahraga kickboxing yang siap menyumbang medali dan mengharumkan nama daerah di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 mendatang.

Sebagai bentuk komitmen dan keseriusan pemerintah dalam membina atlet, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, secara resmi membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) Kickboxing pada Jumat (25/7/2025). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari proses seleksi dan pembinaan atlet jangka panjang.

Dalam sambutannya, Sekda Marindo menegaskan bahwa olahraga, khususnya kickboxing, merupakan cabang yang menuntut kekuatan fisik dan mental yang tinggi. Karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung sangat menghargai setiap upaya dalam pembinaan atlet, termasuk dari tingkat dasar melalui pendidikan di Sekolah Dasar Negeri (SDN).

“Kami berharap ke depan, Lampung bisa mencetak lebih banyak atlet berprestasi dan siap bersaing di PON 2028. Pengurus cabang olahraga harus terus aktif, produktif, dan konsisten dalam membesarkan dunia olahraga di Lampung,” ujar Marindo kepada awak media.

Sementara itu, Ketua Kickboxing KONI Lampung, Aswarodi, turut menyampaikan kebanggaannya terhadap pencapaian atlet-atlet Lampung di ajang nasional sebelumnya. Ia menyebut bahwa dari 7 atlet yang dikirim, dua berhasil mengukir prestasi.

“Devi berhasil membawa pulang medali perunggu, dan Sevi Nurul Aini meraih medali perak. Bahkan Sevi dipanggil mengikuti pelatnas di Jakarta karena masuk 8 besar atlet terbaik se-Indonesia,” terang Aswarodi.

Tak hanya itu, nama Sevi Nurul Aini kini tercatat sebagai salah satu wakil Indonesia untuk berlaga di ajang SEA Games Thailand 2026. Ini merupakan prestasi luar biasa dan bukti bahwa Lampung mampu bersaing di tingkat internasional.

BACA JUGA:  Miris Nasib Marbot Masjid Agung Nurul Faizin Islamic Center Tanggamus Terancam Diusir

Menurut Aswarodi, pelaksanaan Kejurda ini bukan sekadar turnamen biasa, melainkan sebagai langkah awal penjaringan bibit-bibit unggul yang akan dibina melalui pemusatan latihan menuju PON 2028 dan ajang nasional lainnya. Saat ini, Kickboxing Lampung telah memiliki fasilitas memadai seperti sekretariat, kamp latihan, serta pelatih berpengalaman.

“Semua ini adalah proses. Tidak ada yang instan. Kunci sukses adalah latihan keras, disiplin tinggi, dan pengalaman tanding. Kami optimistis, melalui Kejurda ini akan lahir Devi-Devi baru yang siap mengharumkan nama Lampung, baik di pentas nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Keikutsertaan atlet-atlet kickboxing Lampung di ajang nasional hingga internasional membuktikan bahwa Lampung bukan sekadar penonton dalam dunia olahraga, tetapi juga pemain utama yang siap bersaing dan menang. Ini adalah bagian dari langkah besar Lampung untuk menjadi provinsi juara dalam setiap lini prestasi, termasuk di bidang olahraga bela diri.

Dengan dukungan penuh pemerintah daerah, pengurus cabang olahraga, dan masyarakat, Lampung terus membuktikan diri sebagai tanah kelahiran atlet-atlet tangguh yang siap mengibarkan Merah Putih di kancah dunia. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *