Dinas Sosial Tanggamus Melalui Pendamping SDM PKH Salurkan Bantuan Untuk Anak Penderita Hydrocephalus Di Cukuh Balak

Bayu Saputra dan Komaruddin Pendamping SDM PKH Tanggamus mewakili Dinas Sosial Tanggamus menyalurkan bantuan untuk Rangga Kurniawan (4) Penderita Hydrocephalus anak dari Dasilah (27) warga Pekon Kubu Langka Kec. Cukuh Balak Kab. Tanggamus pada senin (16/6/2025). (Foto : istimewa)

LAMPUNG, PAMUNGKASINDONESIA.ID – Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus mendapatkan laporan dari Pendamping SDM PKH terkait pilunya nasib seorang anak laki-laki bernama Rangga Kurniawan (4) anak dari Ibu Dasilah (27) warga Pekon Kubu Langka, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus yang menderita penyakit Hydrocephalus yaitu kondisi penumpukan cairan pada otak anak atau bayi yang mengakibatkan pembengkakan kepala.

Atas laporan tersebut Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus melalui Pendamping SDM PKH (Bayu Saputra dan Komaruddin) mengunjungi Rangga Kurniawan untuk menyalurkan bantuan berupa pakaian, selimut dan sembako pada senin (16/6/2025) lalu.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah tanggamus atas laporan dari pendamping PKH terkait kondisi yang di alami Rangga Kurniawan.

Menurut keterangan pihak keluarga, Rangga Kurniawan di diagnosis menderita hydrocephalus sejak dalam kandungan, dan sudah beberapa kali ditangani medis hingga dilakukan tindakan operasi. Sampai saat ini Rangga rutin melakukan pengobatan setiap 3 bulan sekali di RS. Urip Sumoharjo Bandar Lampung.

Rangga Kurniawan (4) anak penderita Hydrocephalus. (Foto : istimewa)

Pendamping SDM PKH Kecamatan Cukuh Balak yang mewakili Dinas Sosial Tanggamus, Komaruddin menyampaikan keprihatinannya atas kondisi Rangga.

”Saat kami melakukan Ground Checking Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk melakukan keakuratan dan validasi data salah satu warga di pekon dampingan kami, ditemukan anak salah satu dari warga menderita penyakit Hydrocephalus,” ujarnya pada rabu (18/6/2025).

Komar pun menuturkan, begitu mendapat temuan dilapangan terkait kondisi Rangga Kurniawan kemudian kami laporkan Ke dinas sosial.

Dimana Rangga dan keluarganya tinggal di rumah yang terbuat dari kayu dan bambu. Kondisi rumah tidak layak huni dan perlu adanya bantuan stimulan dari donatur dan pemerintah.

”Alhamdulillah Syukur atas keterangan Ibu Dasilah, bahwa penanganan medis untuk Rangga sudah dilakukan, termasuk tindakan operasi. Saya berharap pihak Dinas Sosial Tanggamus akan terus membantu dan mendampingi pemulihan Rangga secara serius,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Mirza-Jihan Hadiri Shalawat Kebangsaan di Lampung Timur Bersama Gus Miftah

Ia juga menghimbau orang tua Rangga untuk tidak hanya mengandalkan pengobatan medis, tetapi juga terus memanjatkan doa sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan tetap semangat serta terus berjuang untuk kesembuhan Rangga.

”Kita yakini bahwa pertolongan Allah SWT selalu dekat. Semoga Rangga diberikan kesembuhan,” tutupnya.

Sementara Ibunda Rangga Kurniawan, Dasilah mengucapkan terima kasih kepada Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus dan semua pihak yang telah membantu dan memberikan dukungan untuk kesembuhan anaknya.

”Alhamdulillah, saat ini kondisi Rangga baik dan selalu rutin kontrol ke RS. Urip Sumoharjo dengan menggunakan BPJS yang dicover Pemerintah,” ujarnya.

Meski dirinya memiliki BPJS Kesehatan bantuan pemerintah dan bisa menjalani pengobatan gratis, namun Dasilah masih bingung untuk memenuhi biaya operasional pengobatan anaknya dan untuk kebutuhan sehari-hari. Mengingat ia seorang janda dan sekaligus tulang punggung keluarga.

“Kita sehari-hari juga kesulitan untuk makan, apalagi harus mengeluarkan biaya cukup besar untuk operasional saat kontrol ke rumah sakit,” kata Dasilah.

Dasilah berharap pemerintah bisa memberikan bantuan modal usaha untuk menopang ekonomi keluarga dan biaya pengobatan anaknya.

Dasilah sangat mendambakan anaknya cepat sembuh, bisa bertumbuh kembang seperti anak-anak lainnya, bisa hidup normal, bisa mandiri dan bisa sekolah. (Jef/imo/yhs/bdh)

Penulis: RedaksiEditor: Yuherlan Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *